Amandel pada orang sehat akan berwarna sesuai dengan warna jaringan di sekitarnya dan permukaannya rata. Sedangkan pada orang yang mengalami tonsilitis (infeksi atau radang tonsil), warnanya menjadi kemerahan atau terdapat bercak putih pada amandel dan ukurannya membesar.
Jika seseorang sering mengalami infeksi berulang, fungsi amandel akan menekan sistem pertahanan tubuh, sehingga pada infeksi menahun, fungsi pertahanan tubuhnya sangat kurang atau bahkan tidak ada.
Sesuai dengan tingkatan kondisi penyakit amandel, penangannya juga beragam. Mulai dari terapi obat antibiotik untuk mematikan bakteri atau virus yang menyerang hingga operasi pengangkatan amandel sebagai solusi akhir.
Berikut ini indikasi pembesaran amandel yang harus dioperasi:
- Pasien dengan 3 kali atau lebih infeksi amandel per tahun.
- Pembesaran amandel yang menyebabkan maloklusi gigi (gigi tonggos).
- Pembesaran amandel yang menyebabkan sumbatan jalan napas, disfagia berat, atau gangguan tidur.
- Pembengkakan yang tidak membaik dengan pengobatan medik.
- Napas berbau akibat radang amandel menahun.
- Tonsilitis kronis atau berulang yang berhubungan dengan kuman streptococcus dan tidak membaik dengan terapi medik.
- Pembesaran amandel yang dicurigai tumor.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar